9 Hal Ini Harus Dilakukan ‘creative people’ Di Usia 20-an, Menurut CEO-CEO Dunia. - BanyakIde

9 Hal Ini Harus Dilakukan ‘creative people’ Di Usia 20-an, Menurut CEO-CEO Dunia.

Memasuki usia 30-an ini bisa diartikan sebagai titik balik untuk kehidupan seseorang. Ketika sudah berada di range usia ini, ‘creative people’ ada kemungkinan ruang geraknya sudah tidak sebebas diusia 20-an. Karena siap atau pun tidak kita akan sampai di titik dimana banyak terhimpit berbagai tanggung jawab dan tekanan hidup.

Makanya tidaklah heran kalau banyak orang yang menyarankan untuk benar-benar memanfaatkan usia 20-an. Paling tidak agar nanti di usia 30-an kita bisa dalam kondisi tenang dan nyaman. Begitu juga dengan para CEO sukses dari berbagai belahan dunia ini yang mempunyai cerita bagaimana mereka memanfaatkan usia 20-annya. Berikut banyakide.com merangkum sembilan diantaranya:

  1. Menurut CEO Monetise, “selagi masih muda, buatlah budget yang ketat dan menabung selagi sempat. Kejamlah pada diri sendiri, biar siap bila ketemu yang sulit nanti.”

Taichi Hoshino

Meskipun Taichi Hoshino merupakan pemimpin perusahaan finanace-technology, akan tetapi dia terbiasa dengan pola hidup yang strick. Salah saatunya dengan membuat personal budget yang sangat ketat. Dia berpikir hal tersebut akan membantu menata hidup dan juga mental. Buatnya masa muda itu merupaka masa penggodokan dalam segala hal.

Tidak hanya mengenai keuangan, Taichi menganjurkan untuk menjadi pengawas diri sendiri yang kejam. Mengawasi mulai dari etika kerja, manajemen waktu, hingga pola hidup. Taichi meyakini bahwa meski masa depan tidak selalu bisa diprediksi, akan tetapi apa yang kita lakukan saat ini pastilah berdampak sangat besar.

  1. Hampir semua CEO menyarankan untuk sering traveling

Arianna Huffington

Salah satunya Arianna Huffington, CEO dari Huffington Post. Ketika usianya 20an, Arianna traveling ke berbagai festival musik di seluruh dunia. Menurutnya, traveling adalah satu cara untuk bertemu orang baru, merasakan tempat baru, dan memiliki pengalaman baru. Salah bila menganggap traveling hanya bersenang-senang atau sekedar membeli cinderamata. Saat traveling, kita akan dituntut untukcepat beradaptasi dengan kondisi asing. Dengan traveling juga melatih komunikasi, menumbuhkan rasa percaya diri dan me-refresh hati serta pikiran

  1. Kata CEO Inspiring Rare Birds, “jangan ragu untuk mencari guru terbaik di sekitarmu, temukan passion-mu dan jadilah yang terhebat di bidang itu.”

CEO Inspiring Rare Birds

Passion merupakan hal yang sangat berharga untuk diperjuangkan, karena cukup sulit didapatkan. Apabila belum menemukannya, maka teruslah mencari! Hal tersebutlah yang begitu diyakini oleh seorang  Jo Burston. Tak hanya founder platform Rare Birds, Jo juga banyak mendirikan startup di berbagai bidang. Ada yang sukses, dan banyak pula yang gagal. Tapi selama itu layak dicoba, kenapa tidak. Cocok sekali dengan prinsipnya: “When I hit a wall, there are only four options Go over it, go round it, bury under it or smash straight through it.”

  1. “Keluar dari zona nyaman, carilah pengalaman sebanyak-banyaknya, jangan ragu untuk pindah karier dan mencoba banyak hal.” Itu menurut CEO The Winning Group.

CEO The Winning Group

John Winning sudah membuktikan, meski memiliki pekerjaan tetap, tapi tidak pernah ragu untuk mengambil pekerjaan sampingan. Jangan juga membatasi diri dari kegiatan magang ataupun volunteer. Bahkan bila perlu, jangan ragu untuk pindah karier, tidak perlu kuatir dengan berganti-ganti bidang pekerjaan. Karena selain ilmunya pasti berguna, siapa tahu disanalah kita bisa menemukan apa yang selama ini kita cari dan inginkan.

  1. Om Charlie Wood dari Dropbox nantangin kita, untuk kerja di multinational company setidaknya sekali seumur hidup. Berani?

Charlie Wood

Sehabis lulus kuliah, ada beberapa pilihan karier yang kamu ambil. Pertama ikut CPNS, menjadi pengusaha, mencoba meniti karier di startup atau bekerja di perusahaan besar. Setiap pilihan tersebut memiliki iklim yang berbeda. Nah, bagi Charlie Wood, “setidaknya sekali di awal usia 20-an, kamu harus mencoba perusahaan multinasional”. Di sana kita bisa menimba berbagai pengetahuan tentang bagaimana sebuah perusahaan besar bisa berjalan. Selanjutnya, kamu yang berniat jadi pengusaha, bisa mencuri banyak ilmu untuk diterapkan.

  1. Bagi CEO KX Group, “penting menjadi egois saat masih usia 20-an. Lakukan segalanya untuk mencapai impian, sebelum banyak tanggung jawab di tangan”.

CEO KX Group

Aaron Smith sudah khatam mengenai kegagalan. Baginya, usia 20-an adalah masa yang penting. Di usia tersebut, bukan saatnya menyerah oleh keadaan, justru kita harus pintar dalam bersikap egois. Pertama, kita coba menentukan apa yang diinginkan. Setelah itu, janganlah ragu untuk mengorbankan banyak hal untuk menggapinya.

  1. Chief Marketing Officer Open Colleges bilang, “temukanlah orang-orang yang tepat karena itu adalah mantra paling mujarab. Dengannya kamu bisa belajar dan sukses bersama.”

Chief Marketing Officer Open Colleges

Kamu harus bisa mendapatkan ilmu dari mana dan siapa saja, tidak melulu formal dari bangku sekolahan. Menurut Kevin Lynch harus dilakukan di usia 20-an, “kita bisa belajar dari orang-orang yang ada disekitar.” Karena itu, penting untuk memilih orang-orang yang ada di dekat kita. Karena disadari ataupun tidak, lingkungan sangat berpengaruh besar pada kehidupan kita.

  1. “Meskipun kecil, mulailah bisnismu sendiri. Jangan takut mencoba.” Kalau tidak berani mencoba, bisa jadi Bill Gates tidak seterkenal sekarang.

Bill Gates

Kisah sukses Bill Gates begitu mendunia. Keluar dari perguruan tinggi bergengsi dan memulai bisnis diusia 20-an. Bila Bill Gates tidak berani melepaskan Harvard dan bergabung dengan Paul Allen, Microsoft tentunya tidak akan seperti sekarang. Ini tentunya bukan berarti kita harus drop out kuliah, akan tapi semangat Bill Gates untuk memulai bisnis, bisa kita tiru. Meskipun sesederhana online shop dropship kamu harus mencoba. Gagal, coba lagi. Begitulah para jutawan belajar dan menjadi dewasa.

  1. “Aktif berorganisasi, dan beranilah untuk berbicara didepan orang banyak.” Itu yang dilakukan CEO banyakide.com.

CEO Banyakide Asli

 

Bisa jadi kalau CEO banyakide.com di usian 20-an masih jadi orang yang pemalu dan takut untuk berbicara didepan orang banyak, maka tidak akan pernah ada banyakide.com. Menyenangi untuk bertemu orang banyak dan mengobrol bisa jadi modal yang baik untuk memulai suatu usaha. Ditambah dengan aktif di berbagai organisasi bisa membantu mematangkan dan lebih mendewasakan pemikiran kita terutama ketika harus menentukan sebuah pilihan.

Perlu diingat bahwa usia 20-an tidak bisa terulang kembali. Jadi mumpung masih ada waktu, coba lakukan hal-hal yang harus dilakukan. Agar nanti di usia 30-an, kita dalam kondisi hati tenang dan rasa yang sudah nyaman.

(*nb: 1-8 diambil dan diadopsi dari berbagai laman)

Leave a Reply