5 Cara Menciptakan Keseimbangan Antara Kehidupan Pribadi dan Kerja - BanyakIde

5 Cara Menciptakan Keseimbangan Antara Kehidupan Pribadi dan Kerja

Belakangan kehidupan bersosialisasi kita menjadi berbeda ya ‘creative people’ sejak menjamurnya internet terutama setelah hadirnya smartphone. Begitu juga relasi kita dengan rekan, costumer, klien dan juga mitra kerja, yang dulunya hanya di jam kerja, sekarang berubah menjadi hampir 24 jam. Misalnya, kita menjadi terus menerus menanggapi tweet atau pertanyaan online, hasilnya, kita menggunakan waktu beristirahat untuk bekerja, dan tentunya itu tidaklah baik.

5 Cara Menciptakan Keseimbangan Antara Kehidupan Pribadi dan Kerja

Idealnya ada pembagian waktu yang jelas antar waktu kita untuk bekerja, waktu untuk keluarga, kolega dan waktu untuk diri sendiri. Jangan sampai ketika karir kita begitu baik, sedikit ternoda dengan hubungan yang kurang harmonis dengan orang rumah, imbas dari kurang baiknya kita dalam mengatur waktu.

Jika ‘creative people’ sedang mengalami masalah keseimbangan waktu ini, berikut banyakIDE memiliki langkah sederhana untuk menyeimbangkannya kembali.

  1. Efisienkan waktu

Lakukan tugas yang paling sulit dulu. Meski kita tidak menyelesaikan semua daftar tugas, minimal kita tetap akan merasa lega.Mendedikasikan waktu untuk tugas yang paling penting adalah kuncinya. Dan untuk melakukan ini, kita memerlukan jadwal yang terencana. Tetapkan tenggat waktu untuk tugas dan patuhi. Konsentrasilah pada tugas yang penting dan mendesak. Berhenti untuk menunda-nunda pekerjaan.

  1. Jangan selalu bilang iya.

Komitmen terhadap pekerjaan memang sangat diperlukan, tapi untuk mendapatkan keseimbangan kehidupan kerja, ‘creative people’ perlu belajar bagaimana mengatakan tidak dan benar-benar melakukannya.

Cobalah mengatakan tidak kepada tugas yang tidak termasuk dalam deskripsi pekerjaan. Penting untuk mengatakan tidak di tempat kerja karena hal itu bisa membuat kita merasa dihargai. Coba juga melakukan apa yang kitabisa, tapi kurangilah beban kerja yang tidak diperlukan.

  1. Prioritaskan, lalu delegasikan.

Menurut James Cash Penney, pendiri ritel J.C. Penney: “Cara paling pasti bagi seorang eksekutif untuk bunuh diri adalah menolak untuk belajar bagaimana, kapan, dan kepada siapa mendelegasikan pekerjaan.”

Saat ‘creative people’ bekerja, banyak hal yang akan menuntut waktu kita. Tapi untuk menemukan keseimbangan, perlu adanya prioritas kerja dan cara mendelegasikan yang efektif.Melakukan segalanya sendiri tidak akan membuat waktu kitaseimbang. Karena semakin banyak tugas yang delegasikan, semakin banyak waktu untuk bisa lebih berfokus pada apa yang lebih penting, dan implikasinya lebih banyak waktujuga untuk kehidupan pribadi lainnya.

  1. Berpola hidup sehat.

creative people’ harus sehat untuk bisa mengerjakan berbagai proyek besar. Tetapkan tujuan kesehatan dengan cara yang sama seperti kita menetapkan tujuan kerja.Berolahraga secara teratur harus menjadi bagian dari rutinitas harian. Ini tidak hanya akan membantu kita mengurangi lemak tubuh dan terlihat lebih bugar, tapi juga akan membantu mencegah penyakit kardiovaskular lainnya, dan meningkatkan stamina dan tingkat energi secara umum.

Dan yang terpenting, makanlah dengan benar,cobalah untuk mengurangi junk food. Dan, tentu saja, biasakan untuk minum air putih setiap harinya. Ini tidak hanya membantu detoksifikasi tubuh, namun akan mencegah dehidrasi.

  1. Dapatkan bantuan.

Jangan takut untuk meminta bantuan saat ‘creative people’ membutuhkannya. Mintalah rekan kerja, teman atau keluarga untuk membantu jika kita sedang membutuhkannya. Jangan menjadi striker tunggal, terkadang kita butuh gelandang untuk bisa memenangkan pertandingan. Kurang lebihnya, kita semua membutuhkan orang lain untuk bisa bertahan hidup, seimbang dan berkesinambungan, jadi biarlah orang lain tahu, kalau itu juga penting.

Leave a Reply